Saturday, June 25, 2016

Entah bagaimana aku harus menyampaikan perasaanku,
Terkadang rasanya aku ingin teriak ingin memberitahu kepadamu bahwa aku merindukanmu,
bahkan meskipun setiap saat ku dapat memandang simpul senyum diwajahmu.
Aku tak mengerti apakah ini wajar atau berlebihan.

Engkau adalah nama yang selalu ku langitkan saat aku bercerita banyak hal kepadaNYA.
yang ku takutkan adalah DIA tidak mengizinkan aku untuk menghabiskan sisa umurku untuk beribadah denganmu.

Entahlah rasanya begitu berbeda saat bersamamu, walaupun terkadang hatiku merasa kesal saat kau terlalu asik dengan duniamu sendiri. Aku terkadang ingin kau bermanja denganmu, bukan berarti aku selalu ingin dimanja namun bagaimanapun aku permpuan yang halus perasaannya, sekuat dan setegar apapun aku aku tetap membutuhkan pelukanmu, membutuhkan kelembutan tutur katamu untuk menenangkanku.

Terkadang aku menangis tanpa sadar saat aku ingin bersandar padamu. Tapi mungkin aku terlalu kekanak kanakan jika bersikap seperti itu, maka dari itu aku sembunyikan.

Dan tahukah kamu bagaimanapun aku punya rasa cemburu? terkadang rasa itu muncul tanpa sebab dan entah bagaimana, namun kupercaya padamu dan aku merasa kamu adalah pelengkapku penyempurna segala kekurangan yang aku miliki.



No comments:

Post a Comment