Terkadang aku harus bersembuyi dalam simpul senyum bibirku, dan tidak jarang aku menangis dalam diamku. Apakah kau tau betapa aku takut untuk kembali terluka.
Kau hadir dalam hidupku membuatku percaya akan kasih sayang (lagi), rasa yang ada pada diriku sungguh berbeda, kau mengajarkanku bagaimana cara menyayangi dengan cara yang berbeda,
tak banyak bicara namun semua kau tunjukan dengan perbuatanmu.
Sampai saat ini aku belum tahu apakah kamu akan menjadi pelabuhan terakhir dalam hidupku.
Semoga Tuhan mengizinkan kita selalu bersama sampai ke Surga nanti.
Aamiin. --"
No comments:
Post a Comment